Bagi kita yang kelaparan tapi tak punya banyak uang, maka angkringanlah salah satu alternatifnya, bagaimana tidak, angkringan menyediakan berbagai makanan dan minuman khas jawa seperti sego sambel, sate usus, tempe bakar dan sebagainya dengan harga yang relatif murah. Apalagi untuk para mahasiswa di jogja yang merantau untuk sekolah , otomatis pengeluaran untuk makan harus dihemat..... dan angkringanlah alternatifnya
Read More..Senin, 28 Februari 2011
Jumat, 17 Desember 2010
Blog Ingsun
Mmencoba mengutak atik HTML blog ingsunagak sedikit bingung. Maklum dah lama beberapa bulan ini tidak membuka blog ingsun. Sekarang gara-gara ada temen yang menanyakan tentang template, read more, aku jadi membuka kembali blog ingsun. Semoga hal ini bisa menjadi awal kembali untuk menghidupkan blog ingsun
Read More..Jumat, 08 Oktober 2010
Status kepanjangan
Rabu, 01 September 2010
RENCANA GENDENG WAKIL KITA
Sangat miris membaca apa yang dikatakan ketua DPR RI kita diatas. Suatu bentuk sikap yang tidak mencerminkan sebagai seorang wakil rakyat. Terkesan sangat egois dan mementingkan diri sendiri dan golongannya. Tidak peka terhadap keinginan rakyat yang diwakilinya dan memilihnya.
Kalau kita melihat kondisi nyata yang ada di lapangan banyak sekali rakyat Indonesia yang hidupnya dibawah garis kemiskinan. Hal yang sangat kontras dengan kondisi wakilnya yang notabene hanya seorang wakil. Kalau menilik ungkapan dari Nurtjahyadi dalam Kompasiana ”Seharusnya anggota DPR itu (sebagai wakil rakyat) memiliki sifat-sifat seperti rakyatnya, jika rakyatnya hidup sederhana, ya wakil rakyatnya harus sederhana juga. Jika pendapatan sebagian rakyatnya masih kecil, ya wakil rakyatnya juga jangan minta gaji yang besar2”. Mungkin hal yang lebih tepat dikatakan adalah kalau rakyatnya sengsara wakil rakyatnya harus sengsara tidak enak sendiri.
Tidak akan ada rakyat Indonesia yang sengsara kalau sikap wakilnya tidak egois memikirkan diri dan golongannya sendiri. Rakyat akan makmur kalau saja alokasi dana tersebut dialokasikan pada kepentingan rakyat dan bukan pada sebagian golongan rakyat Indonesia yang mengaku mewakili golongan besar rakyat Indonesia tersebut. Dan mungkin statement yang di atas tidak akan pernah terlontar dari mulut seorang wakil rakyat.
Mungkin saran dari Ketua MPR Taufik Kiemas bisa dipertimbangkan. Suami mantan presiden Megawati Soekarno Putri ini berpendapat bahwa Anggaran RAPBN 2011 yang sekitar Rp. 1.200 triliun bisa menjadi modal Indonesia menciptakan lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia. Tapi hal itu kembali pada keputusan wakil rakyat tersebut. Apakah dana sebanyak itu digunakan untuk rakyat atau hanya untuk dinikmati oleh mereka dan golongannya saja. Yang salah satunya adalah dengan pembangunan gedung DPR/MPR yang baru yang dilengkapi dengan fasilitas wah tersebut. Fasilitas yang konon katanya adalah fasilitas kolam renang dan spa.
Marzuki menegaskan alasan kenapa gedung Nusantara 1 itu akan dibangun adalah semata-mata bertujuan untuk memfasilitasi anggota dewan di Senayan. Hal itu tercermin dengan konsep yang akan diusung. Seperti konsep bingkai yang merupakan filosofi anggota DPR yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Serta bentuk gerbang yang merupakan metafora dari harapan agar DPR menjadi gerbang kemakmuran bangsa Indonesia. Suatu hal yang bertolak belakang dengan alasan kenapa gedung tersebut akan dibangun karena yang sekarang rakyat rasakan bukannya kemakmuran bangsa tapi kehancuran bangsa. Karena Kemamkmuran bangsa hanya sebatas harapan yang hanya dimetaforakan menjadi sebuah gerbang. Disitu jelas terlihat tidak adanya keinginan dari wakil rakyat tersebut untuk memakmurkan rakyatnya. Karena semangat itu hanya mewujud pada suatu metafora saja dan bukan action yang nyata.
By : Yusup
Selasa, 31 Agustus 2010
Ikrarku
disaat sang surya masih enggan tuk memperlihatkan sinarnya
Kuikrarkan dalam hati ini
Ku kan slalu menjaganya
menyayanginya
dan akan membahagiakannya
Kan ku tempatkan ia dalam singgasana terindah dalam kerajaan hatiku
Dialah permaisuriku yang kan slalu kulindungi
hingga mendung pun tak sanggup menggelapkan langit hatinya
Tetaplah tersenyum bahagia permaisuri hatiku...
Rabu, 25 Agustus 2010
Lima Kata
Lima kata yang selalu kau sampaikan
Lima kata yang selalu ada di hari-hariku
Lima kata yang memberi kekuatan bagiku
Lima kata itu
" Aku Sangat Mencintai Dirimu Kekasihku"
Senin, 23 Agustus 2010
Aku masih sangat rindu padanya
menemaniku dalam kesendirian
Suasana hati yang berkecamuk
tak mampu mengusir rasa kangen terhadapnya
Tak mampu membohongi bahwa aku masih sangat rindu terhadapnya
Dalam perjalanan ini
Hanya wajahnya yang cantik Yang menghiasi ruang angan di kepalaku
Dan menyetubuhi ruang batin hidupku"
Jumat, 20 Agustus 2010
tes
coba pelajaran read more yang baru aku bacasemoga ilmu ini bisa langsung saya terapkan. Semoga saja agar blog-ku lebih bagus lagi dan ilmuku jadi bertambah
Read More..Putri Indonesia nonton bola bareng

Putri Indonesia ikut nonton sepak bola bareng tapi tetep bergaya dengan pakaian lengkapnya... hehehehehe.....
Super Hero
Mau coba posting gambarBiasanya sic ga bisa soalnya dikomputer kantor da waterwallnya. Lho kok jadi bisa ya.... jadi bingung nih... kemarin-kemarin gagal terus dikarenakan ada waterwallnya. Ga tahu lah yang penting aku bisa upload foto di blog-ku
Senin, 16 Agustus 2010
Antara Koperasi dan Sosialisme
Ternyata "Bapak" gerakan koperasi adalah Robert Owen. Seorang pemikir utama sosialisme utopis yang lahir di Newton, Powys, Montgomeryshire, Wales, 14 Mei 1771 dan meninggal 17 November 1858 pada umur 87 tahun. Seorang pelaku bisnis yang memberikan banyak laba untuk kesejahteraan hidup karyawannya. Kontribusi utama Owen ke pikiran sosialis adalah pandangan yang dimana perilaku sosial manusia tidaklah tetap atau absolut, dan manusia itu mempunyai kemampuan bebas untuk mengorganisir diri mereka ke dalam segala bentuk masyarakat yang mereka inginkan(3).
Disini yang menarik bagi saya adalah apa yang disebut dengan Sosialisme Utopis? Sosialisme Utopis atau Sosialisme Utopia adalah sebuah istilah untuk mendefinisikan awal mula pemikiran sisialisme modern. Istilah Sosialisme Utopis awalnya diperkenalkan oleh Karl Marx dan kemudian digunakan oleh pemikir-pemikir sosilais setelahnya, untuk menggambarkan awal kaum sosialis intelektual yang menciptakan hipotesis masa datang dari penganut paham egalitarian dan masyarakat komunal tanpa semata-mata memperhatikan diri mereka sendiri dengan suatu cara dimana komunitas masyarakat seperti itu bisa diciptakan atau diperjuangkan(4).
Minggu, 08 Agustus 2010
Jogja
Sambil menunggu seseorang yang akan menjemputku, seseorang yang memang menjadi tujuanku datang ke kota ini, ku sempatkan membuka situs jejaring sosial yang begitu terkenalnya di hati masyarakat dunia karena kelebihannya dalam menghubungkan satu orang dengan yang lainnya dengan istilah facebook. Tak berapa lama ku buka facebook akhirnya orang yang ku tunggu-tunggu datang menjemputku.
Sehari dua hari ku lewati waktu ku di jogja dengan seseorang yang sangat berarti di hati ini. Tak terasa waktu berjalan begitu cepatnya hingga waktu tuk beranjak meninggalkan kota ini pun tiba.
Sampai jumpa kembali Jogja, sampai jumpa kembali belahan jiwaku.
Senin, 26 Juli 2010
coba read more
Ini terusannya yang akan terlihat apabila kita mengklik read more atau baca selengkapnya. tapi kok pas nge-klik readmore, artikel ga bisa ke buka ya... malah harus nge-klik judul baru ke bisa kebuka artikelnya. Harusnya kan pas kita nge-klik read more atau baca selengkapnya baru kebuka semua artikel itu.
i-dosing
Di situs tersebut disebutkan bahwa "i-dosing" adalah sebuah fenomena baru yang kini mulai merambah anak-anak di internet. "i-dosing" layaknya candu digital yang konon memiliki efek memabukkan yang sama seperti ganja, kokain, maupun opium. Asal muasal i-dosing berasal dari bahasa slank "dosing" yang berarti pengguna obat terlarang, dan berhubung fenomena tersebut menyebar di dunia internet maka digunakanlah istilah "i-dosing"
Jadi perhatian juga bagi para orang tua yang mempunyai anak mohon waspada terhadap keberadaan "i-dosing" ini kalau tidak ingin anak-anak Anda kecanduan.
Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana sih cara kerjanya?? Konon ceritanya orang bisa teler atau mabuk hanya dengan mendengarkan "sesuatu" di internet melalui earphone yang terhubung ke komputer atau alat pemutar musik digital lainnya.
So bagaimana menurut Anda? Apa anda mau mencoba atau menghindarinya???
Sumber gambar : treatment4addiction.com
Awas Kaporit
Pertanyaan yang mungkin ada di benak setiap pembaca adalah bagaimana solusinya agar orang yang hobinya berenang dapat lebih aman dan nyaman dalam menjalankan hobinya tersebut. Di situs tsb juga dijelaskan beberapa langkah bagaimana mensiasati efek-efek negatif yang ditimbulkan oleh kaporit tsb. Langkah pertama adalah mengurangi kadar kaporit dalam kolam yang kita gunakan. Atau salah satu triknya adalah mensiasatinya dengan memilih kolam renang yang terdapat di alam terbuka karena gas beracun dalam kolam akan lebih cepat tersebar pada kolam renang di alam terbuka. atau segera mungkin mandi dengan sabun disinfektan setelah kita berenang untuk menghindari kaporit meresap ke dalam pori-pori kulit.
Semoga info di atas dapat bermanfaat bagi sidang pembaca sekalian.
Sabtu, 24 Juli 2010
Renungan
Sedih rasanya kalau kita membahas tentang kondisi negara tercinta kita ini. Tidak akan ada habisnya yang entah kapan semua masalah yang ada akan berakhir dengan kemenangan rakyat Indonesua itu sendiri. Dari masalah yang ada di lapisan bawah hingga lapisan yang paling atas. Dari maslah birokrasi hingga masalah korupsi. Dari masalah kriminal hingga masalah pemarjinalan. Semua menjadi satu padu. Kalau kita menengok ke belakang untuk sejenak melihat sejarah bangsa Indonesia. Kita pasti akan jauh lebih sedih. Bangsa ini terbentuk dengan semboyan "Bhineka Tunggal Ika" yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu tujuan. Satu tujuan membentuk sebuah bangsa yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kondisi yang ada sekarang justru sangat jauh berbeda. Arti semboyan tersebut sudah berbalik seratus delapan puluh derajat. Persatuan yang dulu mewujud menjadi kekuatan dalam tubuh bangsa Indonesia kini sudah tidak ada lagi. Yang ada hanyalah segala macam problematika. Polemik yang berkepanjangan. Seakan-akan sudah menjadi sebuah penyakit akut yang tidak akan mungkin bisa disembuhkan. Hingga bangsa yang dulu kuat hingga mampu mengusir penjajah dari bumi pertiwi dan memproklamirkan kemerdekaan pada tahun 1945 kini hanya menjadi kenangan. Tidak ada lagi rasa memiliki. Tidak ada lagi rasa kebersamaan. Tidak ada lagi rasa persatuan. Kemanakah semua itu pergi? Atau jangan-jangan semuanya sudah terkubur di bumi pertiwi kita ini.
Sumber gambar : roniwardana.netau.net
Obrolan selepas Isya.
"Rud..." tanyaku. Ternyata dia Rudian Raharja teman satu kntrakanku di salah satu kontrakan yang ada di kota ini. Dia juga adalah seorang karyawan di salah satu perusahaan manufacturing terbesar di kota ini. Dia terperanjat kaget mendengar sapaanku. "Iya..." dia bilang "Ada apa" lanjutnya. "Nggak..." jawabku. "Kok tumben ngopi plus ngrokok ndiri? Nggak ngajak-ngajak nih? " hiburku. Dia hanya tersenyum mendengar perkataanku. "Ada apa to? Kok kelihatan murung? Ada masalah?" tanyaku. "Nggak ada masalah apa-apa wan" "Hanya masalah kecil saja" jawabnya. "Nggak papa cerita aja... Siapa tau aku bisa ngebantu mu Rud... Yah minimal jadi tempat keluh kesahmu lah... hehehe...." hiburku.
Setelah menghabiskan beberapa detik tuk berbasa-basi akhirnya dia mau menceritakan apa penyebab dia murung seperti ini. "Begini..." dia mengawali ceritanya. "Hari ini jumat tanggal 9 juli 2010. sebelum sholat jumat saya bersama dua temanku mengadakan acara makan dalam rangka syukuran pengangkatan kami menjadi karyawan tetap atau kartap di perusahaan tempat kami bekerja" lanjutnya "Wah selamat ya Rud... tunggu jatah nih.." selaku. "trus..." pintaku menyuruh dia melanjutkan ceritanya. "arusnya dua tahun waktu tempuh baru kami diangkat, tapi entah kenapa syarat diangkat menjadi kartap yang tadinya dua tahun masa kerja berubah menjadi diatas 1 tahun masa kerja" terangnya. "Kok bisa Rud?" tanyaku penuh keheranan. "Issue yang beredar sih katanya ini merupakan trik dari "ha er de" atau manajemen agar karyawan tidak banyak yang resign. Terlepas benar atau salah tapi pada kenyataannya memang di perusahaan tempat kami bekerja banyak sekali karyawan yang mengundurkan diri" terangnya. "O...gitu?? Terus" pintaku dengan mengernyitkan dahi. "Beragam alasan menyertai kepindahan mereka dari yang keterima ditempat lain yang katanya lebih baik dalam hal salary mungkin, sampai ada yang pindah karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi ada satu alasan yang membuat saya agar berfikir lain dan mungkin dihati kecil saya pun menyetujuinya. Alasan ini dikemukakan oleh temenku sendiri, dia mempunyai alasan kenapa dia mengundurkan diri bukan karena masalah salary tapi karena waktu yang dia rasakan kurang untuk dirinya dan khususnya keluarga. Dia memang sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak berumur kurang lebih 1,5 tahun. Tapi yah itulah kehidupan. setiap pilihan pasti ada resiko yang harus ditanggung sepahit apapun itu". "Aku ngerti Rud apa penyebab keurunganmu" ujarku. "Iya... trimakasih ya wan dah mau dengerin unek-unek ku" ungkapnya. "Iya sama-sama Rud... Nyantai aja lagi... Aku juga seneng bisa jadi tempat curhatmu" jawabku. Akhirnya setelah ngobrol kesana kemari dengan Rudian aku pamit padanya untuk kembali ke kamarku.
Setelah sampai di kamar aku kepikiran tentang apa yang di ceritakan oleh Rudian tadi. Ternyata gaji besar tidak jadi jaminan seseorang bisa bahagia. Teman-teman Rudian satu perusahaanlah salah satu contoh dari orang-orang tersebut. Mereka merasa tak bahagia walaupun gaji mereka kecil. Ternyata waktu juga berpengaruh. Waktu untuk berkumpul dengan keluarga, teman, dan lain sebagainya. Tapi yah itu lah hidup. Untuk mendapatkan apa yang kita ingin kan memang harus dengan kerja keras. Usaha dan doa itu kuncinya. Dan setiap pilihan pasti ada resiko yang harus di hadapinya.
Sumber gambar: rivelinoismaya.wordpress.com
Kamis, 01 Juli 2010
Blog...blog...blog...
Sumber gambar: aanugroho.blogspot.com



